Tips Cara Ternak Lovebird Bagi Pemula Lengkap

Advertisement

Tips Cara Ternak Lovebird Bagi Pemula Lengkap – Lovebird merupakan jenis burung yang memiliki ukuran kecil mulai dari 13 hingga 17 cm dengan beratnya hanya 40 sampai 60 gram saja, dan burung ini juga memiliki sifat sosial. Nama burung ini diambil karena kebiasan dari burung ini yang saling menyayangi antara satu burung dengan burung lainnya, sifat dari pasangan lovebird ialah monogami pada alam bebas. Dan untuk sekarang ini, burung yang satu ini cukup populer dikalangan para pecinta burung, dan mungkin juga anda merupakan salah satu dari pecinta burung ini. Nah apabila anda merupakan salah satu dari pecinta burung lovebird, mungkin anda tertarik untuk membudidayakan burung ini.
cara ternak lovebird
Karena harga dari burung ini juga terbilang cukup lumayan, sehingga untuk anda yang ingin membudidayakan burung ini dan menjual hasil anakan dari burung ini, mungkin anda bisa mendapatkan tambahan yang lumayan dari penjualnnya. Untuk anda yang kiranya tertarik untuk mencoba membudidayakan burung ini, maka anda harus melihat terlebih dulu cara dari ternak lovebird. Karena meskipun menternak burung ini terbilang cukup mudah, namun anda tetap saja membutuhkan kemampuan yang khusus untuk cara ternaknya. Dan bagi anda yang tertarik maka silahkan anda melihat cara ternak dari burung ini secara lengkap dibawah ini.

Cara Ternak Lovebird Bagi Pemula

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan kandang ternak lovebird, dimana kandang ternak dari burung ini baiknya dibuat menggunakan kawat atau bisa juga menggunakan kandang besi yang memiliki panjang 50 cm, lebar 50 cm, dan tingginya juga 50 cm. Dimana kandang ini akan digunakan untuk menjodohkan sepsang lovebird yang akan menghasilkan telur, selain itu anda juga harus mempersiapkan kandang dengan panjang 25 cm, lebar, 20 cm, dan tinggi 25 cm dengan bahan kayu untuk proses bertelur, dan jangan lupa pula bagi anda untuk menempatkan sebatang kayu untuk bertengger burung.

Usia produksi dari burung ini umumnya ialah pada saat burung berusia satu tahun, namun adapula yang dapat bertelur ketika sudah memasuki usia 8 bulan. Namun biasanya hasil yang didapatkan kurang bagus, dan tidak jarang pula yang gagal menetas karena sang indukan tersebut belum siap untuk berproduksi.

Advertisement

Langkah selanjutnya ialah mencari calon bibit lovebird, untuk proses ini anda harus cukup teliti. Karena burung lovebird betina dan juga jantan itu tidak tampak begitu jelas, alias mereka juga bisa dibilang kembar identik. Hal yang harus anda lakukan adalah, menyatukan ke dua burung yang akan anda jodohkan kedalam satu sangkar burung. jika dalam dua minggu tidak bertelur, maka dapat dipastikan jika kedua burung itu adalah burung jantan. Namun apabila sampai waktu dua minggu burung tersebut berterlur, maka sudah dapat dipastikan jika sepasang burung tersebut adalah jantan dan betina. Namun ada pula cara lain untuk membedakan kedua kelamin burung tersebut, caranya ialah dengan meraba tulang bagian belakang burung. Apabila tulang tersebut terasa renggang dan juga agak lentur, maka dapat dipastikan jika burung tersebut adalah betina. Dan apabila sebaliknya maka burung tersebut adalah jantan.

Apabila anda sudah menemukan burung jantan dan betina yang anda rasa cocok, maka langkah selanjutnya ialah masa penjodohan. Untuk masa penjodohan mungkin salah satu masa yang cukup sulit, karena burung ini terbolong dalam monogami dimana biasanya hanya berpaku pada satu pasang saja. Sehingga anda harus memiliki trik khusus untuk menjodohkan kedua burung tersebut, apalagi untuk burung yang baru bertemu. Dan salah satu caranya adalah dengan mendekatkan ke dua sangkar dari burung jantan dan betina kurang lebih 3 hingga 7 hari pada sangkar yang berbeda, apabila dalam masa tersebut kedua burung itu selalu berdekatan, maka sudah dapat dipastikan apabila burung tersebut berjodoh. Maka tinggal anda satukan dalam satu sangkar yang sudah anda persiapkan untuk berternak burung tersebut, dan menunggu hingga bertelur.

Langkah berikutnya setelah burung bertelur ialah proses mengerami, anda perlu menyiapkan glodok pada kandang kayu yang telah anda buat untuk tempat bertelur. Karena dalam habitat yang asli burung ini sering membuat sarang menggunakan bahan dari ranting dan juga pohon-pohon kecil, maka sebisa mungkin anda membuat alas pada kandang tersebut dengan mengunakan ranting daun atau bisa juga menggunakan kulit jagung yang kering. Dan sekali bertelur umumnya dapat menghasilkan antara 4 hingga 6 buah telur.

Sedangkan untuk masa penetasan dari telur lovebird biasanya memakan waktu kurang lebih 21 sampai 23 hari, dan apabila tiba saatnya waktu penetasan, maka burung ini membutuhkan waktu kurang lebih 24 jam untuk melakukan proses tersebut. Dan setelah anakan lovebird lahir, maka ada baiknya jika anda memisahkan anakan dengan induknya. Agar anakan dari burung ini bisa lebih produktif dan tentunya dapat membuat anakan lovebird menjadi lebih jinak terhadap manusia, dan hal tersebut juga dapat meningkatkan nilai jual anakan tersebut. Untuk makanan yang diberikan kepada anakan burung ini bisa menggunakan bubur instan yang dibuat dengan mencampurkan dengan air hangat yang dibuat tidak terlalu kental, dan semakin bertambah usia dari anakan tersebut maka bertamabah kental pula pakan yang dierikan.

Kami rasa cukup sekian saja Tips Cara Ternak Lovebird Bagi Pemula yang kiranya hari ini dapat kami berikan kepada anda, dan bagi anda yang memang serius untuk memelihara burung ini dirumah, maka anda harus melihat pula cara merawat burung lovebird yang telah kami sajikan pada kesempatan sebelumnya. Karena pada artikel tersebut pasti dapat banyak membantu anda. Dan dengan ini selesai sudah untuk apa yang dapat kami sajikan pada kesempatan hari ini, dan jangan lupa pula untuk sering-sering berkunjung ke situs kami supaya anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru seputar burung dari kami.

Advertisement
Tips Cara Ternak Lovebird Bagi Pemula Lengkap | vengking | 4.5